My Life Is Like Roller_Coaster
Hidup terasa sangat begitu manis dan indah ketika segala sesuatu yang kita rencanakan, semuanya berjalan lancar sesuai keinginan kita..bahkan malah mungkin ada bonus-bonus kejutan kecil yang menyenangkan, mengiringi semua keberhasilan yang telah kita capai….
Namun begitu pula sebaliknya Hidup ini terasa sangat keras dan tak mengenal rasa ampun, ketika segala sesuatu yang tadinya sudah kita rancang dengan sedemikian rupa menjadi hancur berantakan berkeping-keping, ketika semua itu mulai membelok secara dramatis dari tujuan awal yang kita inginkan… seperti boomerang yang memberontak dan memburuh untuk menebas leher tuan’nya sebagai target operasi…
Aku hanyalah seonggok daging, yang nantinya juga akan membusuk dimakan oleh cacing dan belatung. Aku hanyalah sepenggal goretan tinta hitam, yang tak pantas bercerita tentang indahnya warna-warni kehidupan.
Aku hanya ingin kembali pada diriku yang dahulu,,,
BEBAS …….
Terlepas dari semua aturan ideology pembodohan yang sebenarnya semua itu bersumber pada Egoisme dari deretan nada-nada A minor yang membuat aku buta termangu pucat pasif tanpa ada perlawanan karena aku terbius oleh gemeratak suara jiwa dalam dimensi yang tak kasat mata….Sempat aku berusaha untuk memahami arah anak panah yang sudah ada, tetapi malah menjadikan aku nampak seperti pelacur kesiangan…
Hingga aku kembali tersadar ketika mendengar sesak tangis tertahan dari dua patriot yang selama ini aku perjuangkan.Mereka tergeletak terbaring tak berdaya bagai barisan nisan yang hanya mampu untuk menyuarakan doa serta harapan…. Kini demi semua barisan nisan yang terpampang dihadapan ku itu, khan ku tata kembali semua serpihan-serpihan hati yang selama ini berserakan … Dan akan aku rajut lagi benang-benang mimpi, dimana dulu pernah terbesit harapan akan sebuah cahaya didalam hati….














Aku tertarik dengan penggunaan kata-kata “nada-nada A minor”, kalo dalam teori musik nada A minor dapat membuat karakteristik musik menjadi menyanyat hati atau mellow. Jika dihubungkan hidup seseorang dapat memiliki arti kondisi kejiwaan yang mendalam atas sisi melankolis yang perfeksionis.
Kehidupan yang bebas itu sudah mengatasi tiga prime permasalahan hidup; uang, keluarga, dan hubungan orang lain. Bebas berekspresi, bersosial, membantu orang lain, dan mengembangkan diri menjadi lebih dan bermanfaat
April 21, 2011 pada 11:05 am
hadew susah nie lok yg comment seorang master….gw hny isa manggut-manggut doank ….hehehehehee
April 21, 2011 pada 3:10 pm
Walah gitu aja berat intinya kalo mau bebas sepenuhnya maka kita harus bebas dlam hal masalah keuangan, masalah keluarga, n masalah dengan orang lain….
April 21, 2011 pada 3:17 pm
sooo…lets do this frennd!!
^_^
April 21, 2011 pada 3:28 pm
@ PakBuz: yups setuju gan…..
@ rencsid : okay Let’s Rock n Roll \m/
April 21, 2011 pada 3:32 pm
gud, like this.. “my life is like roller coaster” too.. ^^,
April 21, 2011 pada 7:06 pm
@ry_ria: yeaahhh !!! my life is like roller coaster
April 21, 2011 pada 8:41 pm
keep spirit !!! ^_^
April 22, 2011 pada 11:03 am