Kerja;,,,, Uang;,,,,, dan Makna.

Riset pada sejenis burung beo:
Sebagian diberi makan terus saja,,,,,,,,
dan yang sebagian lagi BARU DIBERI MAKAN bila telah melakukan sebuah “PEKERJAAN” (diberi kayu mainan kecil yang bila dipindahkan, akan dapat makanan disampingnya).

Pada percobaan ini dibuktikan bahwa burung pun lebih suka pada hal yang kedua, yaitu mendapatkan sesuatu dari “KERINGAT” sendiri. Percobaan yang sejenis juga dilakukan pada KERA, dan mempunyai hasil yang sama.

Kita suka akan kemalasan,
tapi kalau kita tidak dapat “memberi kembali” sesuatu maka itu adalah kesengsaraan.
Kita ingin memiliki arti pada kehidupan ini.
Dengan mampu bekerja maka kita merasa memiliki “hak” atas makan, minum, dan hidup kita.

Riset menunjukkan betapa sengsaranya pengangguran.
Orang, bila dibutuhkan orang lain,
betapapun sengsaranya pekerjaannya, akan memiliki kebahagiaan.
Sebaliknya, sering orang bunuh diri, karena tidak lagi merasa dibutuhkan orang lain. Perasaan tidak lagi memiliki “arti” membuat kita sengsara.

Ada sebuah percobaan:
Dua kelompok mahasiswa diminta mengerjakan sebuah pekerjaan dan tiap selesai selembar akan diberi uang.
Kelompok satu, setiap selesai selembar, diperiksa oleh pengawas dengan penuh perhatian sambil mengangguk angguk dan disusun rapi disamping pengawas itu.
Sedangkan kelompok kedua, setiap selesai tanpa dilihat langsung dimasukkan mesin penghancur kertas didepan sang mahasiswa. Ternyata kelompok dua hanya bersedia mengerjakan sedikit saja walau ada insentif uangnya, sedangkan kelompok satu bersedia mengerjakan banyak sekali.

Walaupun anda diGAJIH besar, kalau apa yang anda kerjakan tidak menjadi “sesuatu” karya, akan terasa sebagai sebuah kesiasiaan. Upah baru punya makna bilamana kita butuh untuk bertahan hidup, untuk makan sesuap nasi. Bila kita telah “cukup” dengan kebutuhan dasar manusia, upah sangat rendah nilainya dibandingkan kita menemukan arti pada apa yang kita kerjakan.

Pada jaman ini, “kerja” merupakan sebauh identitas diri, sebuah makna hidup.
Bila anda bertemu orang asing dipesawat,
yang dibicarakan biasanya adalah “apa pekerjaan anda”,
jauh sebelum kita tanya “nama” nya siapa.
Kerja bukan lagi hanya sebuah “cara” mencari nafkah, tapi sebuah “makna” kehidupan kita, karena sebagian besar dari hidup kita ketika terjaga kita habiskan untuk hal itu. Sekedar mendapat upah untuk makan dan tinggal saja sudah tidak cukup memuaskan lagi.

Makna,,, makna,,,, makna………
Manusia adalah mahluk pencari makna.
Mengapa menulis blog/ puisi/ status yang ramai dikomentari orang jauh memberi lebih banyak semangat kepada penulisnya, walau tidak mendapat uang?
Bilamana kita menulis dan tidak ada satupun komentar, berapa banyak tulisan yang akan kita buat sebelum kita berhenti menulisnya?
Bila anda diberi uang untuk menulis, tapi tahu tidak akan ada orang yang membacanya, bagaimana antusiasme anda ketika menulisnya?
Kita menulis karena ingin dibaca, dan dibaca orang lain memberi makna kepada kita, dan itu mempunyai makna lebih dari “sekedar uang”.

Pelajaran yang didapat bila anda memiliki anak buah adalah:
Berikan MAKNA pada pekerjaan yang dilakukan oleh anak buah anda.
Feedback yang baik, rasa terimakasih, pujian akan hasil kerja, dan penggambaran bahwa apa yang telah mereka lakukan adalah bagian penting penunjang kesuksesan pekerjaan di perusahaan anda, akan memberi dampak jauh lebih besar dari pada sekedar menaikkan gaji mereka.

Iklan

Tentang krismeskeos

I'm just stupid ass hole among the holly people.....
Pos ini dipublikasikan di Celoteh dan tag , , . Tandai permalink.

7 Balasan ke Kerja;,,,, Uang;,,,,, dan Makna.

  1. gajah_pesing berkata:

    saia suka tulisan ini… makasih info gan

  2. Abdul Muiz berkata:

    Yupz, benar banget, nice post bro… ku suka

    Ku juga merasakannya, kalau lagi diem ga da kerjaan boring dan terasa hampa ingin kerja…

  3. krismeskeos berkata:

    thx ud mampir & ngLIKE 😀

  4. z4nx berkata:

    menyentuh dan pas..
    salam n sukses

  5. nandini berkata:

    Kalo teh, tulisan ini Ginastel.. mantap, pas n ciamik. B3 deh, Bagus Banget Brader.. d^^b

  6. krismeskeos berkata:

    @ kak nandini: makasi kak ud mo mampir d sini ^_^
    gmn kbr’x skr? ud lebih sehat???

    btw “Ginastel” iku upu??
    ^^a

  7. ry_ria berkata:

    like this..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s